Pengacara: Bek Manchester United Harry Maguire Tak Akan Dipenjara Di Yunani
Harry Maguire tampaknya bisa menghindari vonis bersalah atas dugaan perkelahian yang melibatkan bek Manchester United itu ketika berlibur di pulau Mykonos Yunani.
Seorang pengacara dari Mykonos menilai, sangat tipis kemungkinannya kapten The Red Devils itu akan menjalani hukuman penjara di Yunani.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Maguire mendekam dua malam di dalam tahanan setelah dugaan keterlibatan dia dalam perkelahian dengan seorang polisi di Mykonos.
Baru-baru ini, mantan bek Leicester City berusia 28 tahun itu membantah tuduhan penyerangan yang beredar di media. Selain itu dia juga menampik jika dirinya tidak kooperatif dengan pihak kepolisian di sana serta adanya penyuapan dalam insiden ini.
Melalui Sky Sport, pengacara Mykonos bernama Zannis Payayotakopoulos menegaskan, pemain internasional Inggris itu tidak akan dinyatakan bersalah atas pelanggaran serius selama berlibur di Yunani.
“Suap adalah kejahatan yang sangat serius di Yunani,” tutur Zannis.
“Akan tetapi, saya yakin, itu telah berubah menjadi pelanggaran ringan. Hukuman terberat bisa lima tahun penjara dan denda,” jelas sang pengacara Mykonos.
Zannis menjelaskan, sistem hukum di Yunani menganut “kesempatan kedua”, sehingga Maguire menurutnya bisa divonis tidak bersalah atas dugaan penyerangan yang dilakukannya, tetapi konsekuensinya adalah denda yang tidak sedikit.
“Namun, kejahatan-kejahatan semacam ini memiliki denda yang sangat besar dan tentu bukan hukuman penjara. Di Yunani, dalam sistem hukum kami, kami memiliki kesempatan kedua,” ulas Zannis.
Sementara itu, bek berusia 27 tahun ini jadi sosok yang tak tergantikan di kesebelasan Ole Gunnar Solskjaer. Dia mencatatkan total 55 penampilan di seluruh kompetisi resmi sepanjang periode 2019/20, dengan mencetak tiga gol dan tiga assist.